Senin, 04 Maret 2019

Harga Cabai Per Kg

Harga Cabai Per Kg - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menilai, anjloknya harga cabai di tingkat petani lantaran ulah tengkulak. Kondisi ini dinilai menguntungkan tengkulak. Mereka mendapatkan keuntungan besar.

"Jadi sebetulnya tidak turun, tapi karena tengkulaknya banyak harganya anjlok. Saya cek beberapa pasar kabupaten Semarang harga cabai keriting Rp 20.000, pedagang belinya Rp 15.000. Sementara harga jual petani hanya Rp 9.000 sampai Rp 7.000 ini kan yang diuntungkan tengkulaknya," harga besi beton dan harga keramik atau harga cat kayu dan harga borongan bangunan atau harga paku dan harga cat tembok atau harga pipa pvc paralon dan harga tangki air atau harga wiremesh dan harga kanopi atau harga online dan harga atau 2019 kata Ganjar Pranowo di Semarang, Selasa (15/1).

Harga Cabai Per Kg

Dia mengaku sudah melakukan pengecekan harga cabai yang dikeluhkan petani. Dari hasil penelusuran bahwa, sejumlah petani yang mengalami panen semakin banyak sehingga terjadi kelebihan suplai.

"Jadi panen cabai banyak sehingga harga tidak bagus. Selain itu ulah tengkulak yang membeli dengan harga rendah membuat harga pasaran anjlok hingga petani rugi," jelasnya.

Terkait Kartu Tani yang dimiliki sejumlah petani, Ganjar menilai tepat untuk mengendalikan kestabilan harga dan komoditi pertanian di pasaran hingga semua aktivitas pertanian di Jateng.

"Dengan kartu tani, biar tahu langsung petani mengetahui dari awal tanam hingga panennya. Jadi bisa dikontrol harganya," jelasnya.

Selain itu, yang membuat harga cabai anjlok, banyak petani yang tidak mengetahui harga cabai di pasaran yang berdampak pada dibelinya murah oleh para tengkulak.

"Ke depan saya ingin para kelompok tani ini diwajibkan memasang aplikasi Sihati (Sistem Informasi Harga dan Produk Komoditi) sehingga tahu harga. Kalau harga cabai misalnya di pasaran Rp 20.000, sementara tengkulak membeli Rp 7.000 ya jangan mau," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar